Selasa, 15 April 2014

Niat Berubah Mindset Mau Jadi Wirausaha...

Kredit Motor/Kreta bekas dengan gaji bulanan bayar sewa rumah. Barangkali Saya adalah orang yang paling sering pinjem duit ke teman sesama karyawan. Memang teman-teman yang Saya pinjemin duitnya masih berstatus lajang jadi biaya hidup nya mungkin tidak seperti Saya yang harus menanggung belanja untuk Istri dan Saya, Bayar sewa rumah, bayar kredit kereta/motor second.

Yang paling pahit adalah waktu kelahiran Anak Saya sekarang dah kelas lima SD. Waktu itu istri dah hamil tua duit untuk biaya persalinan pun nggak punya apalagi kereta second yang dipake sehari-hari juga masih kredit belum lunas.

Saya coba ajukan pinjeman ke kantor bos nya nggak ngasih, coba lagi ajukan kartu kredit bank minta tanda tangan bos si bos nggak ngasih tanda tangannya. Nasib seorang karyawan yang punya gaji pas-pasan wawasan di luar pun nggak punya. Karena selama jadi karyawan ya itu tadi pergi pagi pulang sore dah capek. Di rumah tinggal istirahatnya aja karena udah kecapean.

Karena terpaksa untuk biaya istri melahirkan coba lagi pinjem ke bos. Lama-lama si bos bilang kasihan. Saya terima saja ucapannya "Aku kasihan loh liat Kau" akhirnya dikeluarkan juga tanda tangan bos untuk kasih pinjeman satu juta dipotong gaji tiap bulan seratus ribu. hu...hu..hu... Alhamdulillah jadi juga dapet biaya untuk kelahiran putri pertama.

Kejadian ini sungguh-sungguh sudah melukai hidup Saya sejak hari itu Saya punya niat nggak mau lagi jadi karyawan kantoran. Saya menangis di bawah pohon depan kantor dan berniat akan meninggalkan kantor itu setelah melunasi hutang. Setelah berhasil melunasi hutang akhirnya Saya tinggalkan kantor.

Jumat, 04 April 2014

Bukan Terletak pada Bisnis Apa yang ANDA Jalankan Tapi Bagaimana Anda Menekuninya

Setelah Saya membeli mobil baru "Daihatsu Ayla" ada temen facebook yang bertanya bisnis nya apa kok bisa beli mobil baru? Hm... pertanyaannya ini seolah menyelidiki bisnis apa yang harus dijalankan agar bisa beli mobil baru.

Klo menurut Saya bukan karena bisnis apa yang dijalankan. Tetapi bagaimana Anda menekuni bisnis atau pekerjaan ANDA. Coba liat deh orang yg jualan mie balap aja pake kereta dorong bisa beli mobil baru kok.

Yang jadi pertanyaan mungkin bagaimana supaya bisa tekun di bisnis yang sedang kita jalankan?
Dari awal memulai bisnis online Saya tidak berorientasi pada uang dalam arti  semua pekerjaan dilakukan demi mendapatkan uang. Saya tidak demikian. Yang Saya lakukan adalah bagaimana menjalankan hobby/passion Saya agar bisa dijadikan mata pencaharian.

Bekerja dengan passion / hobby inilah yang membuat Saya bisa menekuninya dengan santai tanpa paksaan apapun seperti main-main saja.

Bisa membeli mobil baru juga bukan dari pekerjaan ato bisnis yang dibangun satu ato dua hari seperti bangun candi dalam cerita dongeng. Semua diperoleh dari kesabaran dalam menjalankan bisnis online.

Menekuni bisnis online bukan tidak banyak godaan. Ada saja yang menawarkan bisa dapat uang milyaran dalam waktu singakt. Selalu saja ada yang menawarkan dapet uang cepat dengan cara yang menurut Saya tidak benar. Untuk menghadapi hal semacam ini hanya doa yang bisa Saya panjatkan kepada Allah SWT agar tidak terjerumus.

Saya hanya berdoa bagaimana agar Saya bisa berhasil membantu orang lain memecahkan masalahnya dan memberikan motivasi agar orang lain juga bisa bersemangat menjalankan usaha untuk kesejahteraan hidupnya.

Selasa, 01 April 2014

Tanaman Bibit Kepercayaan di Dunia Online Berbuah Manis Mobil Baru

Syukur Alhamdulillah Allah telah melimpahkan rezeki yang patut Saya syukuri. Kenapa tidak dengan menjalankan kehidupan sehari-hari yang seperti maen-maen saja Allah memberikan rezeki sebual mobil baru yang lumayan surprise buat Saya. Tau lah seumur-umur dari kecil sampe umuran kepala empat Saya belom pernah punya mobil. Apa lagi mobil yang baru keluar "Daihatu Ayla."

Dari dulu memang Saya tidak suka dengan mobil perusahaan Saya maunya mobil milik sendiri. Akhirnya tercapai juga ini harus Saya syukuri.

Income dari pendapatan bisnis online yang stabil memberanikan Saya mengambil mobil ini. Income yang stabil ini berkat kepercayaan teman-teman online yang percaya kepada Saya walau hanya dari dunia Online meskipun belum pernah kopi darat (kopdar) bertatap muka langsung.

Terima kasih pada teman-teman online di Internet yang sudah memberikan kepercayaannya kepada Saya. Mudah-mudahan kerjasama selama ini bisa kita tingkatkan dan memberikan manfaat yang lebih besar lagi dalam menjalani kehidupan ini.

Saya percaya tidak ada kepercayaan yang bisa ditanamkan hanya dalam waktu sekejap. Butuh waktu untuk bisa percaya kepada orang apalagi yang baru dikenal. Di dunia nyata aja masih agak susah langsung percaya pada orang yang baru dikenal apalagi di Dunia Maya (Online), dunia Internet ini. Blon lagi maraknya berbagai macam penipuan bisnis online menjadi tantangan tersendiri untuk menanamkan kepercayaan.

Niat tulus kita untuk membantu orang lain belum tentu langsung mendapat respon positif kita harus berusaha mencari jalan bagaimana agar orang percaya. Alhamdulillah sekali lagi buah manis ini adalah buah dari kepercayaan teman-teman kepada Saya. Semoga kepercayaan teman-teman mendapat balasan yang setimpal bahkan lebih baik.

Senin, 10 Maret 2014

Kehidupan Sebagai Karyawan vs Self Enterpreneur (pengalaman pribadi)

Saya beruntung pernah jadi karyawan dan akhirnya bisa memutar keadaan hingga menjadi Self Entrepreneur baca artikel Saya yang terdahulu Detik-Detik Yang Menentukan (pindah kwadran) hingga Saya dapat membandingkan dua sisi kehidupan yang sangat jauh berbeda diantara Karyawan vs Self Entrerpreneur. Tentunya Saya akan membandingkan sesusai dengan versi hidup yang Saya alami.

Baiklah di bawah ini Saya ceritakan perandingan hidup Saya sebagai karyawan vs entrepreneur:



 

Sebagai Karyawan
Hidup sebagai karyawan sudah pasti harus siap-siap berangkat kerja di rumah mulai puluk 7 sudah mandi pagi siap-siap pakai seragam sarapan trus berangkat ke kantor macet-macetan di jalan jangan sampai telah sampi di kantor harus pukul 9:30 teng lebih baik lagi sebelum jam itu sudah sampai di kantor.

Sesampainya di kantor gosip-gosip pagi-pagi sikit sama teman-teman kantor sambil kerja-kerja dikit sebagai pamanasan. Hingga sampai waktunya bos datang cek perkembangan atau progres pekerjaan yang harus kita selesaikan. Tiap hari harus begini selalu diawasi dimonitor diperiksa kerjaanya. Abis tuh lanjut pekerjaan lagi.

Waktu itu emang gak sadar klo Hidup Saya sudah terbelenggu dengan gaji, waktu Saya juga sudah dibeli, terikat waktu nggak bisa ngapa-ngapain paling-paling permisi agak bohong dikit untuk libur sendiri satu hari saja. Takut kena SP atau potong gaji klo sering bolos. Itu semua dengan alasan demi kau dan si buah hati.



Sebagai Self Enterpreneur

Ini adalah kehidupan yang menarik bagi Saya penuh dengan variasi, penuh dengan kebebasan, suka-suka aja tiap hari mo ngapain nggak adal yang larang, hidup tanpa beban nggak ada yang ngawasin nggak ada yang maksa-maksain, nggak ada yang marah-marahin mo pergi ke mana aja kapan saja suka-suka. Mo nyanyi-nyanyi sambil gitaran juga nggak ada yang keberatan capek duduk, golek-golek, capek kerja istirahat sambil siram bunga di halaman.

Sebagai seorang self enterpreneur klo bangun pagi Saya bebas merencanakan apa saja nggak harus berdandan pake baju seragam nggak perlu ngantor pake kolor aja juga gak masalah. Yang penting bisa bebas berpikir apa saja yang Saya suka. Yes This my freedoom, ini kebebasan Saya. Bebas berekspresi, bebas menikmati waktu, bebas menghayal, bebas mengaktualisasikan Ide.


Belilah Uang dengan Waktu ANDA

Klo saya lebih suka dengan kehidupan Saya yang Self Entterpreneur daripada Karyawan. Saya lebih suka membeli Uang dengan waktu Saya daripada Uang membeli waktu dan kebebasan Saya. Bagaimana dengan ANDA?

Rabu, 05 Maret 2014

Dedikasikan Waktu Untuk Bisnis Online ANDA Sampai Terjadi Penjualan Pertama

Di awal membangun bisnis online ANDA harus menyediakan waktu memberikan perhatian penuh pada cikal bakal bisnis online Anda yang bakal membesar. Seperti merawat tanaman atau anak bayi Anda harus memberikan perhatian penuh.

Dalam hati ANDA mungkin lakukan promosi besar-besaran biar langsung laku. Anda bisa tarik ke diri Anda sendiri dulu. Anda suka dengan iklan yang memborbardir kehidupan Anda di sana sini?

Sepanjang pengalaman Saya berbisnis Online Saya tidak pernah menggunakan iklan berbayar baik itu di koran, google adwords, ataupun facebook Ads. Saya hanya menulis artikel yang menurut Saya berguna untuk calon customer. Sepanjang pengamatan saya artikel-artikel kecil inilah yang menjadi darah bagi bisnis online Saya. Ya nggak harus pake iklan berbayar kok untuk buat promosi bisnis online ANDA. Anda hanya perlu menyediakan waktu menulis artikel-artikel kecil.

Setelah Bisnis Online ANDA mulai dikenal oleh masyarakat Online nanti Anda tidak harus sibaluk setiap hari mempromosikan bisnis online Anda semua bisa berjalan dengan sendirinya. Anda hanya harus sibuk dan memberikan perhatian penuh di awal membangun bisnis online Anda sampai terjadi penjualan pertama Anda.

Penjualan pertama Anda akan membuat ANDA lebih percaya diri dan lebih bersemangat lagi membangun bisnis online. Setelah terjadi penjualan pertama tentunya ANDA berpikir lagi bagaimana meningkatkan penjualan dengan modal semangat tadi.

Sepanjang pengalaman Saya membangun bisnis Online saya jarang bahkan bisa dibilang tidak pernah melakukan promosi terang-terangan (hard selling) apalagi nyampahin komen-komen di status orang atau broadcast di inbox. Bahkan di status facebook Saya sendiri juga saya jarang membuat iklan bombardir seperti di Televisi. Facebook kebanyakan Saya gunakan untuk berinteraksi dengan teman. Sesekai bisa lakukan promosi secara halus dengan menulis status lagi ngerjain ini itu.

Minggu, 02 Maret 2014

Cari Ide Untuk Mendapatkan Penghasilan dari Internet Gak Harus yang Sulit-Sulit

Cari Ide Untuk Mendapatkan Penghasilan dari Internet Gak Harus yang Sulit-Sulit gak perlu cari yang jauh-jauh di luar kemampuan ANDA. Gak usah mikirin teknis yang Aneh-aneh ANDA hanya perlu fokus pada potensi dan kemampuan ANDA.

Ini buktinya hasil sampingan yang bisa ANDA peroleh dari google Adsense:



Itu baru hasil sampingan yang otomatis mengalir. Apalagi jika ANDA bisa menjual kemampuan Anda yang Anda sukai hasil nya akan jauh lebih bagus. Yang penting Anda punya niat membantu orang lain dan fokus mengerjakan apa yang jadi minat ANDA.

Soal teknis yang sulit-sulit nanti saja. Anda fokus aja dulu pada kemampuan dan minta ANDA. Dedidkasikan waktu Anda agar Anda bisa fokus mengurusi BLOG sebagai mata air yang dapat menghasilkan penghasilan tetap Anda.

Dari pengalaman Saya tidak ada yang instan untuk membuat BLOG Anda bisa menjadi seperti itu. Penghasilan yang sedikit demi sedikit tetapi bisa konstan itu lebih bagus dari pada Anda mendapatkan penghasilan yang meledak tetapi dapatnya jarang-jarang tidak tetap ato bahkan sekali seumur hidup.

Selalu berdoa kepada Tuhan tetap di jalan yang lurus dalam mencari nafkah dari dunia online. Usahakan jangan ikut-ikutan dengan mental cepat kaya dan menghalalkan segala cara. Rejeki yang diperoleh dari jalan salah tidak akan abadi dan membawa berkah.

Jadi tetaplah fokus dalam berbuat kebaikan, maksimalkan potensi bakat anugerah Tuhan yang ada dalam diri ANDA untuk membantu orang lain dan jangan lupa tetap FOKUS dan SABAR mudah-mudahan rejeki halal dan berkah akan mengalir.

Rabu, 19 Februari 2014

Punya Keahlian Bagus Kenapa Nggak Bikin Perusahaan Saja...?

Dengan berkembangnya Internet, Jejaring Sosial yang kita lihat tiap hari tentu saja tidak asing melihat banyak Orang-orang di Indonesia ini punya keahlian bagus. Ini juga seiring dengan berkembang dan menjamurnya kampus-kampus dengan berbagai spesifikasi jurusan. Tidak hanya kampus bahkan di sekolah-sekolah SMK juga sudah diajarkan kopetensi tertentu yang dapat digunakan sebagai bekal hidup.

Yang jadi masalah adalah mengapa orang-orang yang punya kemampuan teknis bagus tersebut tidak mampu menjual keahlian teknisnya itu dijadikan wirausaha dan akhirnya bikin perusahaan yang bisa menopang kelangsungan hidupnya? Ternyata selain punya kemampuan teknis untuk membuat bisnis ANDA juga harus bisa menjualnya.

Proses membangun bisnis memang tidak sebentar butuh waktu lama dan mental yang kuat. Paradigma mendapatkan uang yang bergengsi adalah bekerja di perusahaan besar dengan gaji tinggi dan fasilitas yang lagnsung wah mungkin juga jadi salah satu penyebab orang lebih suka memilih jalan ini. Pola pikir jika tidak bekerja jadi karyawan tidak makan bisa juga bisa jadi salah satu pemicu orang lebih suka bekerja di kantor cari aman.

Membuka usaha memang butuh jalan yang panjang dan pengorbanan yang tidak sedikit. Kebanyakan orang tidak rela menjalani perjalanan panjang jatuh bangun ini. Kebanyakan orang lebih suka menghindari rasa sakit yang berkepanjangan. Kebanyakan orang berpikir jika tidak bekerja keluarganya bakal susah nggak makan. Kebanyakan orang lebih suka cari aman padahal aman jadi karyawan itu adalah aman yang sementara. Dan yang paling penting adalah dalam perjalanan membuka usaha yang pertama sekali dipersiapkan adalah "tekad kuat yang tak tergoyahkan sampai titik darah penghabisan!"